SOP Pemasangan Infus

1 comment 3708 views

SOP Pemasangan Infus

sop pemasangan infus

sop pemasangan infus

SOP Pemasangan Infus – Pada artikel kali ini admin ingin memberikan sedikit informasi mengenai SOP Pemasangan Infus , sebelumnya Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai Prosedur Pemasangan Infus , mari kita mulai dengan membahas dari pengertian pemasagan infus.

A. Pengertian
Pemasangan Infus merupakan cara pemberian sejumlah cairan ke dalam tubuh melalui sebuah jarum yang dimasukan ke dalam pembuluh darah intra vena ( pembuluh balik ) untuk dapat menggantikan sejumlah cairan atau zat-zat makanan dari tubuh

B. Tujuan pemasangan infus
1. Agar dapat mempertahankan dan menggantikan cairan tubuh yg didalamnya mengandung air, elektrolit, vitamin, lemak,  protein ,& kalori yg tidak dapat  untuk dipertahankan secara adekuat melalui oral
2. Agar dapat memperbaiki keseimbangan asam basa
3. Memperbaiki volume serta komponen-komponen darah dan memberikan jalan/jalur masuk dalam  pemberian cairan atau obat-obatan kedalam tubuh
4.  Memonitoring tekanan darah Intra Vena Central (CVP)
5. Memberikan sejumlah nutrisi pada saat sistem pencernaan sedang di istirahatkan.

C. Indikasi pemasangan infus
1. Pada kondisi emergency (misalnya ketika melakukan tindakan RJP), yg memungkinkan untuk dilakukannya pemberian obat secara langsung kedalam pembuluh darah Intra Vena
2. Agar dapat memberikan respon secara cepat terhadap pemberian obat (seperti furosemid, digoxin)
3. Pasien yg mendapatkan terapi obat dalam jumlah dosis yang cukup besar secara terus-menerus melalui pembuluh darah Intra vena
4. Pasien yg membutuhkan pencegahan gangguan cairan serta elektrolit
5. Untuk menurunkan rasa ketidaknyamanan pasien dengan mengurangi kepentingan dgn injeksi intramuskuler.
6. Pasien yg mendapat tranfusi darah
7. Dalam upaya profilaksis ( tindakan pencegahan) sebelum prosedur tindakan (contohnya pada operasi besar dengan resiko perdarahan, dipasang jalur infus intravena untuk persiapan seandainya ada kemungkinan terjadi syok, juga untuk memudahkan dalam pemberian obat)

D. Kontraindikasi
1.  Terjadi inflamasi (bengkak, nyeri, demam) & adanya infeksi di area pemasangan infus.
2. Daerah lengan bawah pada pasien gagal ginjal, dikarenakan pada lokasi ini dapat digunakan untuk pemasangan fistula arteri-vena (A-V shunt) pada tindakan hemodialisis (cuci darah).
3. Obat-obatan yg berpotensi terjadinya  iritan pada pembuluh vena kecil yg aliran darahnya lambat ( contohnya pembuluh vena di tungkai & kaki ).

E. Persiapan Alat
1.  Standar infuse
2. Set infuse
3. Cairan sesuai program medic
4. Jarum infuse sesuai dengan ukuran yg tepat
5.  Pengalas atau perlak
6.  Tornikuet
7.  Kapas alcohol atau alcohol swab
8.  Plester
9.  Gunting
10. Tegaderem
11.  Sarung tangan atau Handscon

»» Lihat Ukuran Jenis Ukuran Jarum Infus ( Abocath )

F. Prosedur Kerja :
1.  Jelaskan prosedur  pemasangan infus kepada pasien atau keluarga
2.  Cuci tangan 6 langkah
3. Hubungkan antara cairan & infus set dgn memasukkan ke bagian karet atau akses selang pada botol infuse
4. Isi cairan ke dalam infus set dgn menekan ruang tetesan sampai terisi sebagian setelah itu buka klem slang sampai cairan memenuhi selang & pastikan udara yang ada pada selang ke luar
5.  Letakkan pangalas atau perlak dibawah lokasi ( vena ) yg akan dilakukan pemasangan infus
6. Lakukan pembendungan dengan menggunakan tornikuet 10 sampai 12 cm tepat di atas tempat penusukan & anjurkan pasien untuk menggenggam.
7.  Gunakan handscon
8.  Lakukan disinfeksi pada daerah yg akan ditusuk dengan menggunakan kapas alcohol
9. Lakukan penusukan di pembuluh intra vena dengan cara  meletakkan ibu jari di bagian bawah vena da posisi jarum ( abocath ) mengarah ke atas
10. Perhatikan apakah ada darah yang keluar melalui jarum (abocath) jika ada maka tarik ke luar bagian dalam atau jarum sambil melanjutkan penusukan ke dalam pembuluh vena
11. Ketika abocath sudah di pastikan masuk  semua kedalam pembuluh vena selanjutnya jarum yang ada pada abocath  dikeluarkan semua, dan tahan bagian atas vena dengan melakukan tekanan menggunakan jari tangan perawat agar darah tidak ke luar. Selanjutnya abocath  disambungkan dengan slang infuse
12. Buka pengaturan tetesan & atur kecepatan sesuai dengan dosis yg telah diberikan
13. Jalankan fiksasi dengan kasa steril atau dengan menggunakan tegaderem
14. Tuliskan tanggal pemasangan infus serta catat ukuran jarum pada tegaderem
15.  Lepaskan sarung tangan & cuci tangan

G. Dokumentasi Pendokumentasian keperawatan mesti jelas :
1.   Tanggal pemasangan
2.  Jenis cairan yang digunakan
3.  Tempat tangan penusukan (melalui IV)
4.  Kecepatan aliran yang diberikan (tetesan/menit)
5.  Respon klien setelah  dilakukan tindakan pemasangan infuse

author
One Response
  1. Jenis Ukuran Jarum Infus ( Abocath )12 months ago

    […] »» Lihat SOP Pemasangan Infus […]

    Reply

Leave a reply "SOP Pemasangan Infus"