Gejala, Faktor Penyebab dan Pencegahan Bronkiolitis

Gejala, Faktor Penyebab dan Pencegahan Bronkiolitis – Bronkiolitis adalah kondisi pernafasan inflamasi yang diakibatkan virus dengan demikian akan mempengaruhi bagian saluran udara terkecil yang terdapat di paru – paru atau bronkiolus. Pada umumnya kondisi bronkiolitis akan dialami pada anak – anak, namun tidak menutup kemungkinan dapat menyerang pada orang dewasa. Bronkiolitis terbagi menjadi dua tipe yakni viral bronchiolitis serta bronchiolitis obliterans, berikut penjelasanya:

1. Viral bronchiolitis pada umumnya akan menyerang bayi yang diakibatkan oleh virus pernafasan synccytial serta akan terjadi pada saat musim dingin yang dapat menyerang anak dengan usia dibawah 1 tahun.

2. Brochiolitis obliterans adalah suatu kondisi yang jarang terjadi serta sangat berbahaya sebab sering menyerang pada orang dewasa. Dimana jaringan parut yang terdapat di bronkiolus serta akan mennghalangi saluran udara dengan demikian akan membuat jalan nafas akan menjadi tersumbat.

Adapun gejala bronkiolitis yang akan dialami pada penderitanya, sebagai berikut:

1. Mengalami sesak nafas

2. Tulang rusuk pada anak – anak cekung pada saat menarik napas

3. Kulit akan berwarna kebiruan karena kekurangan oksigen

4. Cepat mengalami lelah

5. Sengau terhadap hidung bayi

6. Ritme nafas akan berjalan dengan cepat

7. Batuk

8. Hidung menjadi meler

9. Hidung akan tersumbat

10. Demam atau suhu badan meningkat

11.Infeksi pada telinga12. Muntah

Gejala, Faktor Penyebab dan Pencegahan Bronkiolitis

Gejala, Faktor Penyebab dan Pencegahan Bronkiolitis

Virus yang akan masuk serta mengakibatkan infeksi di saluran pernapasan dapat membuat viral bronchiolitis serta virus ini adalah mikro organisme mikroskopis yang bisa bereproduksi dengan cepat sekaligus dapat melawan imunitas atau sistem imun tubuh. Beberapa jenis virus yang menjadi faktor penyebab bronkiolitis sebagai berikut

1. Adenoviruses

Virus ini akan menyerang bagian selaput lendir serta mengakibatkan setidaknya 10 % infeksi terhadap saluran pernapasan akut pada anak –anak.

2. Virus Influenza

Virus ini akan menyebabkn radang di beberapa area misalnya paru – paru, tenggorokan, serta hidung yang dapat dialami pada anak dan orang dewasa serta akan sangat berbahaya jika terjadi pada bayi yang tidak memiliki imunitas tubuh yang kuat.

3. Virus Sinsital Pernapasan

Virus ini adalah faktor penyebab umum dari kondisi bronkiolitis serta pada umumnya akan terjadi pada anak yang berusia kurang dari 2 tahun serta lebih sering menyerang pada bayi dengan usia kurang dari 1 tahun. Virus ini akan menular serta berbahaya yang dapat menyebabkan bengkak, lendir serta pembengkakan pada saluran napas.

Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan dalam mendiagnosa dua jenis dari konsisi bronkiolitis yaitu dengan melakukan rontgen dada yang dapat membantu dokter untuk mendiagnosis bronkiolitis. Untuk alat yang dapat digunakan pada orang dewasa yakni bernama spirometri yang dapat digunakan agar dapat melihat berapa banyak serta berapa cepat pasien dapat menyerap udara dalam setiap tarikan napas.

Berikut merupakan komplikasi bronkiolitis, diantaranya:

1. Sianosis atau bibir serta kulit akan menjadi berwarna kebiruan yang terjadi akibat kekurangan oksigen

2. Gagal nafas akibat kadar oksigen yang rendah

3. Apnea atau mengalami berhenti bernafas yang paling sering terjadi terhadap bayi prematur serta bayi dengan usia dibawah 2 bula

Virus bronkiolitis dapat menular dari penderita ke orang lain, dengan demikian langkah untuk pencegahan sangat penting dapat dilakukan dengan upaya mencuci tangan yang menggunakan sabun sebelum menyentuh bayi pada saat sedang mengalami flu serta gunakan masker wajah. Batasi interaksi bersama orang yang sedang menderita demam atau mengalami kedinginan. Sedangkan bagi bayi yang baru lahir atau dengan prematur dengan demikian agar menghindari interaksi bersama orang yang sedang mengalami flu pda saat bayi berusia kurang dari 2 bulan.

author
No Response

Leave a reply "Gejala, Faktor Penyebab dan Pencegahan Bronkiolitis"