7 Tips Cara Memilih Kosmetik Aman dan Halal

No comment 173 views

7 Tips Cara Memilih Kosmetik Aman dan Halal – Sudah tidak menjadi rahasia lagi pemakaian kosmetika menjadi salah satu usaha yang paling banyak dijalankan guna mencapai cantik dan menarik. Istilah kosmetika itu sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu kosmetikus yang berarti sebuah usaha untuk memperindah tubuh. Usaha ini meliputi ramuan traditional dan modern.

Begitu banyaknya produsen dan penjual di pasaran yang menjual bermacam-macam jenis kosmetik mulai dari penghilang jerawat, menghaluskan dan memutihkan kulit sampai menjadikan wajah lebih awet muda. Selain itu, juga tersedia berbagai kosmetik untuk kuku, rambut, mata, bibir dan anggota tubuh lainnya.

Moisturizer, peeling, lip gloss, blush on, lip balm, eye shadow, mascara, lip liner, eye brown pencil, lipstick, scrub, loose powder, foundation, concealer, toner, cleansing lotion dan sebagainya merupakan serangkaian kosmetik yang sering dicari. Kosmetika tersebut diyakini sangat membantu dalam memperindah tubuh sehingga tak jarang orang mengonsumsinya setiap saat.

7 Tips Cara Memilih Kosmetik Aman dan Halal

7 Tips Cara Memilih Kosmetik Aman dan Halal

Namun, Anda tahu tidak kalau ternyata tidak semua kosmetik yang terjual di pasaran tersebut seluruhnya aman untuk kulit?

Tentu saja Anda tidak bisa menerima bila wajah Anda menjadi cantik tetapi kesehatan Anda terganggu. Begitu juga, tidak semua kosmetik yang ada mengandung zat-zat yang halal. Kalau Anda beragama Islam, kehalalan mesti menjadi faktor utama.

Supaya kita terhindar dari kosmetik yang berbahaya dan tidak halal, di bawah ini beberapa cara dalam memilih kosmetik yang mesti Anda perhatikan yaitu :

1. Sesuaikan dengan jenis kulit Anda

Mesti Anda diingat kalau tidak semua ragam kosmetik yang sesuai dengan kulit kita. Produk kosmetik yang sama belum tentu berhasil sama pada orang yang berbeda karena pada umumnya setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda.

Kulit itu terdiri dari berbagai jenis yaitu kulit berminyak, kulit kering, kulit normal, kulit kombinasi dan kulit sensitif. Masing-masing jenis kulit membutuhkan penanganan yang berbeda.

2. Lihat batas kadaluarsa

Melihat batas kadaluarsa adalah sesuatu yang penting dan tidak boleh terlewatkan. Meskipun ini sangat penting tapi pada kenyataannya masih banyak orang yang lupa karena mereka percaya begitu saja semua produk yang terpajang di toko itu masih bagus

Pada beberapa kasus, ada pemilik toko yang tidak memperbarui produk secara berkala dan tidak terlalu perhatian dengan batas kadaluarsa. Oleh karena itu, ketelitian dan kecermatan konsumenlah yang paling menentukan.

3. Lakukan uji coba

Kalau Anda di izinkan untuk mencobanya, tak ada salahnya kalau Anda mencoba produk yang akan dibeli. Ini dibutuhkan guna memeriksa apakah produk tersebut cocok atau tidak dengan kulit Anda.

Jika ternyata kemudian kulit terasa perih, gatal dan berubah menjadi warna merah maka sebaiknya Anda mengurungkan niat untuk membelinya.

4. Perhatikan kemasan

Selain batas kadaluarsa, kemasan produk juga jarang diperhatikan oleh sebagian orang. Terkadang perhatian tersebut kurang bukan cuma keyakinan penuh terhaoda penjual namun juga karena terburu-buru.

Ketika membeli produk bersikap tenanglah dan perhatikan produk dengan seksama. Kemasan yang sudah rusak dan terbuka dikhawatirkan sudah tidak steril lagi.

5. Lihat kandungan zat

Tindakan lainnya yang juga sangat menentukan adalah melihat kandungan zat dalam sebuah produk kosmetik. Beberapa kosmetik umumnya menjelaskan daftar kandungan zat beserta jumlahnya di bungkusan bagian belakang.
Cek zat tersebut apakah terdaftar atau tidak dan apakah persentase penggunaan zat tersebut masih dalam batas kewajaran atau tidak.

Bagaimanapun harus dimaklumi bahwa tidak semua produsen dan penjual yang memegang kejujuran dalam berbisnis. Untuk mendapatkan uang sebagian orang kadang tidak peduli dengan kesehatan konsumen.

Tips Memilih Kosmetik Aman dan Halal

1. Sering akses BPOM dan MUI

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merupakan lembaga yang berwenang dalam meneliti dan mengawasi berbagai kosmetik apakah aman digunakan atau tidak. Sementara, Majelis Ulama Indonesia (MUI) berwenang dalam produk halal.

Kedua lembaga ini kadang mengeluarkan hasil investigasi dilapangan. Mereka lalu membuat lampiran seperti daftar kosmetik berbahaya dan tidak halal. Tidak ada salahnya kalau Anda terkadang mengakses websitenya guna melihat perkembangan dan berita terbaru tentang kosmetik.

2. Bukan mengobati atau menyembuhkan penyakit

Kosmetika menurut BPOM merupakan sediaan atau panduan bahan yang digunakan untuk bagian luar badan seperti epidermis, rambut, kuku, bibir, organ kelamin luar, gigi dan rongga mulut. Pemakaian tersebut tidak dimaksudkan guna mengobati dan menyembuhkan penyakit namun hanya untuk membersihkan, menambah daya tarik, mengubah penampakan, melindungi agar tetap baik dan memperbaiki bau badan.

Merujuk pada hal tersebut, maka waspadalah bila produk kosmetik yang akan anda beli memberikan janji bisa mengobati atau menyembuhkan karena sebenarnya yang bersifat mengobati maupun menyembuhkan adalah obat bukan kosmetik.

author
No Response

Leave a reply "7 Tips Cara Memilih Kosmetik Aman dan Halal"